India ingin SpaceX mendapatkan lisensi untuk melanjutkan pra-penjualan Starlink
Networking

India ingin SpaceX mendapatkan lisensi untuk melanjutkan pra-penjualan Starlink

starlink-satelite.jpg

Gambar: Starlink

Departemen Telekomunikasi India telah memperingatkan warganya pada Jumat malam untuk tidak membeli layanan Starlink karena SpaceX tidak memiliki lisensi untuk menjual internet satelit di anak benua tersebut.

Peringatan itu dikeluarkan setelah departemen tersebut mencatat bahwa SpaceX melakukan pra-penjualan layanan Starlink di India di situsnya.

“Dengan demikian, pemerintah telah meminta perusahaan untuk mematuhi kerangka peraturan India untuk memberikan layanan komunikasi berbasis satelit dan menahan diri dari pemesanan/render layanan internet satelit di India dengan segera,” katanya.

“Mengingat Starlink bukan pemegang lisensi, masyarakat disarankan untuk tidak berlangganan layanan Starlink yang diiklankan.”

Selama tahun 2021, SpaceX telah melewatkan tenggat waktunya sendiri untuk bulan September dan Oktober untuk keluar dari fase beta.

Perusahaan saat ini menyatakan bahwa pengguna harus “mengharapkan” kecepatan 100Mbps hingga 200Mbps turun, dan latensi 20 milidetik “di sebagian besar lokasi”.

Sekitar tahun depan, perusahaan telekomunikasi Jepang KDDI akan menggunakan Starlink untuk menyediakan layanan backhaul untuk beberapa menara selulernya.

Sementara itu di India, BBC melaporkan minggu lalu bahwa New Delhi akan melarang semua cryptocurrency swasta, mendukung mata uang digital resmi yang dikeluarkan oleh Reserve Bank negara itu.

Cakupan Terkait

Posted By : tgl hk